PERCAYA AKAN RANCANGAN TUHAN

By Admin

08 August 2020

Artikel Gerejawi



    (Matius 14:22-33) Pada waktu akan menghadapi ujian sekolah atau wawancara kerja seseorang bisa saja berkeringat dingin dan gemetar. Ketika berada dalam situasi seperti itu biasanya apa yang telah dipelajari dan dipersiapkan bisa hilang begitu saja. Saat kita berada dalam ambang ketakutan, kita seakan tidak dapat melihat segala sesuatunya dengan baik. Sewaktu kecemasan yang menguasai, tentu saja akan sulit bagi kita untuk dapat melihat jalan keluar. Bahkan saat kekuatiran melanda hati dan pikiran, kita semakin tidak tahu harus berbuat apa. Hal ini jugalah yang terjadi pada para murid dalam bacaan kita, setelah semalaman mereka berjuang di perahu menghadapi terjangan ombak dan badai. Bahkan mereka sampai tidak dapat melihat kehadiran Yesus. Kelelahan yang juga bercampur dengan ketakutan membuat mereka tidak dapat berfikir positif lagi, dan yang menguasai adalah pikiran negatif “itu hantu, yang berjalan diatas air”. Sehingga dapat kita lihat bahwa ketakutan membuat iman mereka tidak bertumbuh, dan kepanikan membuat mereka kehilangan rasa percaya. Saudara terkasih, mungkin hari-hari yang kita lewati pun memang tidak mudah, banyak hal dapat membuat kita takut, kuatir, cemas, panik dan gugup. Ketika berada dalam keadaan seperti ini sejumlah pernyataan negatif dapat kita ungkapkan yang menunjukkan bahwa kita tidak mengenal Yesus dalam hidup kita. Mungkin kita pun bertanya-tanya “dimanakah Yesus?”.Seolah Ia meninggalkan kita. Tetapi jika kita cermati kembali pada bacaan kita, bawasannya Yesus ada dan datang tepat pada waktu-Nya. Hari ini kita diingatkan bahwa dalam menghadapi terjangan dan badai kehidupan dalam keluarga maupun di tengah masyarakat, kita harus mau menguasai diri dan menjadi tenang. Ketenangan diri dan hati dapat membuat kita fokus berpikir dan memutuskan apa yang harus dilakukan. Ketenangan diri dan hati membuat kita dapat berdoa dan memahami siapa Yesus dalam hidup kita, dan memampukan kita menghadapi hantaman gelombang kehidupan. Jadilah tenang dan percayalah bahwa Yesus senantiasa menyertai dan menolong kita. Firman Tuhan mengajak kita untuk menghadapi hidup, dengan segala persoalannya, bersama Tuhan. Artinya kita diingatkan juga untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri. Karena ketika kita berada dalam situasi yang tidak sanggup kita hadapi sendiri, maka kita akan menjadi begitu lemah tidak berdaya. Menghadapi badai kehidupan bersama Tuhan, berarti kita percaya bahwa Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera bagi hidup kita. Bahkan Tuhan pun merancang keselamatan bagi umat-Nya. Jika demikian, apa lagi yang mesti kita kuawatirkan dari rancangan Tuhan dalam hidup kita? Karena penyertaan-Nya pun sungguh benar ada, nyata dan juga kita rasakan dalam keseharian hidup kita. Bahkan firman-Nya pun hidup disepanjang masa, dan tidak lekang oleh waktu. Firman-Nya memberi kekuatan dan juga penghiburan bagi setiap kita, dalam menghadapi setiap musim hidup kita. Jadi percaya dan taatlah pada Tuhan senantiasa, karena rancangan-Nya adalah terbaik bagi setiap kita. Amin. (Amelia)

Link Sumber