MENGALIRKAN KASIH

By Admin

16 May 2020

Artikel Gerejawi



    Yohanes 14 : 15 -21 Sodara yang terkasih, mari kita mencoba merenungkan betapa besarnya kasih Tuhan dalam kehidupan kita ! Tahun demi tahun, bulan demi bulan, minggu demi minggu, hari demi hari, bahkan setiap detiknya kasih Tuhan kepada kita selalu ada dan tidak pernah berubah. Sekalipun di dunia ini banyak kita jumpai cerita mengenai kasih, tetapi semuanya itu tidak bisa dibandingkan dengan kasih Tuhan. Karena kasih Tuhan sangatlah berbeda dari kasih lain yang ada di dunia ini. Kasih Tuhan tidak pernah berubah dan kasih-Nya lah yang paling sempurna. Kasih Tuhan senantiasa mengalir terus-menerus tiada henti dalam kehidup kita dari masa ke masa. Itulah juga yang Tuhan kehendaki bagi kita, untuk senantiasa mengalirkan kasih-Nya kepada sesama dan seluruh ciptaan-Nya tanpa henti. Dalam bacaan pada hari ini, melalui kesaksian Injil Yohanes. Yesus memberikan perintah kepada para murid untuk mengasihi Dia sekaligus menaati perintah-Nya sebagai wujud kasih yang mereka miliki kepada-Nya. Yesus menyadari bahwa hal itu tidak akan mudah dilakukan oleh para murid mengingat pada kenyataannya Yesus sebentar lagi tidak akan ada bersama dengan mereka. Oleh karena itu mengapa Yesus menjanjikan penghibur atau Roh Kudus bagi para murid. Lha, lalu apa hubungannya para murid harus saling mengasihi dengan pengibur yang Ia janjikan ? Kata penolong (ayat 16) dan penghibur (ayat 26) berasal dari satu kata yang sama Parakletos : seseorang yang dipanggil untuk datang menolong saat kesulitan. Penolong itu atau Roh Kudus hanya diberikan kepada orang yang mengenal dan percaya kepada Allah. Oleh karena itu mengapa di ayat 17 dikatakan bahwa, dunia tidak melihat dan mengenal Dia. Parakletos inilah yang akan menjadi penuntun bagi para murid untuk belajar tentang kebenaran, belajar mengenai makna dan tujuan hidup. Belajar untuk makin serupa dengan Kristus. Roh Kudus mengingatkan mereka untuk melakukan semua yang Yesus ajarkan, meneladani seluruh laku hidupnya. Dan kasih adalah laku hidup yang selama ini Yesus lakukan. Roh Kudus, tidak hanya dijanjikan kepada para murid saja pada waktu itu, tetapi juga diberikan kepada kita saat ini, di dalam setiap situasi yang harus kita hadapi. Pernahkan saudara, membayangkan betapa tulusnya cinta Tuhan Yesus kepada kita. Kita telah dikasihi, diselamatkan, Tuhan juga menjanjikan penghibur bagikita ketika mengalami kesulitan. Semua hal telah Ia lakukan tanpa pernah merasa bosan. Cinta kasih dan penyertaan-Nya senantiasa mengalir dalam kehidupan kita. Selalu dicurahkan hari demi hari. Dan apa yang justru kita berikan kepada-Nya? kadang kita merasa enggan meneladan diri-Nya. Menjadikan dunia, kelemahan kita, ego kita sebagai alasan bagi kita untuk tidak mengasihi orang lain. Padahal ditengah setiap ketidakmudahan itu Tuhan telah memberikan penolong bagi kita untuk tetap bisa berjalan meneladan Dia. Mari kita mendasarkan setiap tindakan kita dengan kasih dan terus membaginya tanpa pamrih. Layaknya pohon yang diberi kehidupan oleh Sang Pencipta, demikian pula pohon itu kemudian membagikan kasihnya kepada dunia disekitarnya, memberi keteduhan, dan kehidupan bagi setiap kita, tanpa memandang baik dan buruknya kita memperlakukannya. Selamat mengalirkan kasih Tuhan dalam hidup kita bersama dengan pimpinan Roh Kudus. Amin

Link Sumber